Surprise Me!

FAISAL BASRI BAHAS POLITIK GENTONG BABI DI MK UNTUK MENANGKAN PRABOWO-GIBRAN

2024-04-04 4 Dailymotion

Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi berlanjut hingga hari ini Senin, 1 April 2024.

Ekonom senior INDEF Faisal Basri turut menjadi ahli yang dihadirkan Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pun menjadi sorotan.

Dalam paparannya, Faisal menyampaikan paparan bertajuk "Bansos Menjelang Pemilu 2024 Sangat Ugal-Ugalan untuk Memenangkan Prabowo-Gibran".

Faisal menjelaskan politik gentong babi atau pork barrel politics. Menurutnya, teori ini berkembang di Amerika Serikat (AS), walau dalam konteks di Indonesia, ada perbedaan.

Dia mensinyalir politik gentong babi menjadi salah satu alasan pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangi pemilihan umum presiden (pilpres).

Faisal menilai, pemerintah dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri sudah membuat aturan agar tidak boleh ada bansos dua-tiga bulan jelang pemilihan kepala daerah.

Akan tetapi, tidak ada pembatasan bansos saat pemilu. Hal ini membuktikan bansos itu secara kuantitatif maupun secara kualitatif dan terdapat mobilisasi pejabat sampai ke level bawah.

Namun, Faisal mengingatkan penyaluran bansos justru gencar dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang pemilu.

"Efektivitas bantuan sosial sesuai dengan tujuan hakikinya irisan belakangan yang terpenting adalah meraup suara terbanyak. Bansos seolahl-olah kemurah hatian. Bansos adalah kewajiban negara," ujar Faisal di sidang Mahkamah Konstitusi, Senin 1 April 2024

Faisal menjelaskan politik gentong babi atau pork barrel politics. Teori ini, menurut dia, berkembang di Amerika Serikat (AS), walau dalam konteks di Indonesia, ada perbedaan.