Surprise Me!

Mantan Wartawan Istana Harian Kompas Buka Suara soal Proses Evakuasi 386 WNI di Iran

2025-06-20 81 Dailymotion

IRAN, KOMPAS.TV - Gelombang serangan konflik Israel-Iran masih terus berlanjut. Baik dari pihak Israel maupun Iran saling serang, dan menargetkan fasilitas militer hingga energi.

Warga di Ramat Gan, Israel dievakuasi setelah sejumlah serangan rudal Iran menghantam wilayah tersebut.

Kerusakan gedung dan sejumlah fasilitas publik pun terlihat di beberapa titik di kota tersebut.

Sementara itu, rekaman yang direkam pada hari Rabu (18/06/2025) menunjukkan gumpalan asap mengepul di atas Markas Besar Bulan Sabit Merah Iran menyusul serangan udara Israel.

Israel juga menyebut ada 50 jet tempur yang dikerahkan dalam operasi berbasis intelijen terhadap target militer Iran di Teheran.

Pemerintah Indonesia menaikkan status siaga ke level satu, menyusul makin intensnya eskalasi konflik antara Iran dengan Israel.

Menteri Luar Negeri Sugiono telah menginstruksikan Kedutaan Besar setempat melakukan asesmen untuk evakuasi warga negara Indonesia. Total 386 WNI di 11 kota terdampak konflik di Iran sejak 13 Juni lalu.

Mayoritas WNI di Iran adalah pelajar dan mahasiswa. Untuk membahas langkah pemerintah mengevakuasi WNI di Iran, sudah bergabung bersama Jurnal Merah Putih, mantan wartawan Istana Harian Kompas, Suhartono.

Baca Juga Kemlu Ungkap Proses Hingga Jumlah WNI yang Dievakuasi dari Iran dan Israel yang Tengah Berperang di https://www.kompas.tv/nasional/600771/kemlu-ungkap-proses-hingga-jumlah-wni-yang-dievakuasi-dari-iran-dan-israel-yang-tengah-berperang

#iranvsisrael #evakuasiwni #iran

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/600783/mantan-wartawan-istana-harian-kompas-buka-suara-soal-proses-evakuasi-386-wni-di-iran