Surprise Me!

Riset Dosen ITB Olah Minyak Jelantah Menjadi Bahan Bakar Penerbangan

2026-01-10 1 Dailymotion

Prof. Melia Linawati Gunawan, dosen Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung, mengembangkan teknologi pengolahan limbah minyak goreng atau used cooking oil menjadi bioavtur yang dikenal sebagai Sustainable Aviation Fuel. Riset tersebut menarik perhatian publik karena menghadirkan alternatif energi bersih berbasis ekonomi sirkular. Pengembangan teknologi berlangsung melalui kolaborasi riset akademik dan dukungan industri, termasuk keterlibatan Pertamina dalam tahap pengujian, pengembangan lanjutan, serta rencana hilirisasi. Upaya tersebut membuka peluang pemanfaatan limbah domestik sebagai sumber energi penerbangan berkelanjutan di Indonesia.

Perjalanan riset Prof. Melia dimulai sejak awal 1980-an dengan fokus pada pengembangan katalis di lingkungan ITB. Konsistensi penelitian selama lebih dari empat dekade menghasilkan Katalis Merah Putih pada 2011, sebuah terobosan strategis yang mengurangi ketergantungan nasional terhadap katalis impor. Inovasi tersebut menjadi fondasi penting bagi teknologi pengolahan bahan bakar ramah lingkungan. Basis teknologi katalis lokal tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mengolah minyak jelantah menjadi bahan bakar penerbangan berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan industri energi nasional.

Pemanfaatan Sustainable Aviation Fuel berbasis used cooking oil menunjukkan dampak lingkungan dan ekonomi yang terukur. Sejumlah kajian internasional mencatat penurunan emisi karbon hingga sekitar 80 persen sepanjang siklus hidup bahan bakar dibandingkan avtur fosil. Pengolahan limbah minyak goreng juga berkontribusi mengurangi pencemaran lingkungan perkotaan. Hasil riset Prof. Melia memperlihatkan peran penelitian akademik dalam menjawab tantangan transisi energi, mendukung ekonomi sirkular, serta memperkuat kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya domestik.