Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/02/23/123547/geger-alumni-lpdp-ogah-anaknya-jadi-wni-dpr-minta-evaluasi-rekrutmen-dan-penanaman-nilai-kebangsaan
Pernyataan seorang alumni beasiswa LPDP kembali memicu perhatian publik dan DPR setelah kontroversi ini mencuat, dimana sebuah potongan video yang menampilkan alumni bernama Dwi Sasetyaningtyas viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Dwi menyampaikan harapan agar anak-anaknya tidak menjadi Warga Negara Indonesia. Pernyataan itu langsung menuai kritik luas dari masyarakat karena dinilai tidak sejalan dengan semangat kebangsaan.
Menanggapi kegaduhan tersebut, Ketua Komisi X (10) DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap proses rekrutmen dan pembinaan nilai kebangsaan bagi penerima beasiswa LPDP. Ia menilai program beasiswa yang dibiayai dana publik harus menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki komitmen kuat terhadap Indonesia.
Menurut Hetifah, polemik tersebut perlu dilihat secara proporsional. Status kewarganegaraan anak merupakan ranah pribadi keluarga. Namun yang menjadi perhatian negara adalah kepatuhan penerima beasiswa terhadap kontrak pengabdian setelah studi selesai.
DPR juga berencana memanggil pengelola LPDP untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Langkah ini bertujuan memastikan setiap dana pendidikan yang digelontorkan negara benar-benar memberi manfaat nyata bagi Indonesia.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom