Artikel terkait:
https://www.suara.com/bisnis/2026/03/03/091906/garda-revolusi-iran-serang-tanker-minyak-pasokan-energi-dunia-terancam-lumpuh
Ketegangan di Timur Tengah kembali berdampak pada sektor energi global. Kali ini, serangan dilaporkan menyasar kapal tanker minyak yang melintas di jalur strategis perdagangan dunia.
Insiden tersebut melibatkan pasukan Garda Revolusi Iran atau IRGC yang menyerang tanker minyak di perairan sekitar Selat Hormuz. Jalur ini dikenal sebagai salah satu titik vital distribusi energi internasional karena menjadi lintasan utama ekspor minyak dari kawasan Teluk.
Serangan terjadi pada awal Maret 2026, di tengah meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Aksi ini disebut sebagai respons atas eskalasi militer yang sebelumnya terjadi di Teheran, Ibu Kota Iran.
Akibat penyerangan tersebut, kekhawatiran langsung muncul di pasar global. Pasokan minyak mentah dunia terancam terganggu karena Selat Hormuz dilalui sekitar sepertiga pengiriman minyak laut internasional. Gangguan di jalur ini berpotensi memicu lonjakan harga energi dan memengaruhi stabilitas ekonomi berbagai negara.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai tingkat kerusakan kapal maupun korban jiwa. Namun, ketegangan yang terus meningkat membuat dunia khawatir terhadap kemungkinan gangguan distribusi energi dalam skala besar. Negara-negara importir energi kini memantau perkembangan situasi dengan waspada.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
#Tenker #Minyak #Iran #Selat Hormuz
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom