KENDARI, KOMPAS.TV - Dua oknum lurah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diamankan polisi setelah digerebek warga saat berada di Kantor Lurah Poasia, Kecamatan Abeli. Dalam peristiwa tersebut, warga juga menemukan dua perempuan berada di dalam kantor pemerintahan tersebut.
Puluhan warga mendatangi kantor lurah setelah mendengar suara perempuan dari dalam bangunan pada malam hari. Kecurigaan warga kemudian berujung pada penggerebekan yang mengungkap keberadaan empat orang di dalam kantor tersebut.
Dua pejabat kelurahan yang diketahui berinisial ZM dan RM diduga tengah menggelar pesta minuman keras bersama dua perempuan. Temuan itu memicu kemarahan warga hingga keduanya nyaris menjadi sasaran amuk massa.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan situasi dan mengevakuasi keempat orang tersebut untuk menghindari tindakan main hakim sendiri.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan awal terkait peristiwa tersebut. Selain dugaan pesta minuman keras, polisi juga mendalami aktivitas yang dilakukan keempat orang itu di dalam kantor lurah.
Saat ini, dua oknum lurah bersama dua perempuan yang ditemukan di lokasi masih menjalani pemeriksaan di Polresta Kendari. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan fakta-fakta untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian tersebut.
Peristiwa itu menjadi sorotan warga karena melibatkan aparatur pemerintahan dan terjadi di lingkungan kantor pelayanan publik. Hasil pemeriksaan lebih lanjut akan menjadi dasar bagi kepolisian maupun pemerintah daerah untuk menentukan langkah berikutnya.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/674985/dua-oknum-lurah-digerebek-saat-pesta-miras