KOMPAS.TV - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyiapkan program penggunaan kompor listrik bagi rumah tangga sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG).
Usulan tersebut disampaikan Bahlil dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI saat memaparkan pagu indikatif Kementerian ESDM 2027, Senin (15/6/2026.
"Karena ini untuk mengurangi kebutuhan LPG, kita mencari untuk bauran energi lain. Jadi energi yang kita dorong ke depan, kompor listrik, CNG, macam-macam. Yang kita buat itu (kompor listrik) sebesar Rp 815,56 miliar," ujar Bahlil (2:33).
Baca Juga Depan DPR, Bahlil Ungkap Arahan Prabowo soal BBM dan LPG Bersubsidi di https://www.kompas.tv/nasional/675046/depan-dpr-bahlil-ungkap-arahan-prabowo-soal-bbm-dan-lpg-bersubsidi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675217/bahlil-usul-anggaran-rp815-miliar-untuk-program-kompor-listrik-ini-alasannya