Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara berhadiah uang tunai senilai Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal, copet, jambret, maupun kejahatan jalanan lainnya. Sayembara dengan imbalan bernilai fantastis ini terbuka bagi masyarakat umum, namun hanya akan diberikan kepada warga yang mampu memenuhi sejumlah persyaratan ketat dari pemerintah daerah.
Kebijakan yang digagas Dedi tersebut menuai kritik tajam dari berbagai pihak, salah satunya Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra yang mengkhawatirkan aksi ini dapat memicu tindakan main hakim sendiri di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi dengan hormat menyampaikan bahwa alasan adanya sayembara ini justru untuk mencegah terjadinya upaya main hakim sendiri atau main hakim bersama yang berujung pada kematian.
#KDM #Sayembara #Begal
Creative/Video Editor: Lia/Dinta Nuriyah
==================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom