JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan sebanyak 504 dapur MBG ditutup permanen karena dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi berdasarkan laporan Dinas Kesehatan hingga 10 Agustus.
Sementara itu, sekitar 3.000 dapur lainnya masih dalam proses pemeriksaan untuk memastikan kelayakan dan sertifikasi sanitasi.
BGN menegaskan tidak ada toleransi terhadap risiko keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga FULL! Menkeu Cecar Tarif Depo Kontainer Capai 70% ke Pelayaran Asing, Minta Telepon Ditjen Hubla di https://www.kompas.tv/video/685219/full-menkeu-cecar-tarif-depo-kontainer-capai-70-ke-pelayaran-asing-minta-telepon-ditjen-hubla
Dalam pemaparan bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, BGN juga mendorong pemerintah daerah mempercepat proses pemeriksaan dan sertifikasi dapur MBG.
BGN memperkenalkan Radar MBG sebagai sarana pemantauan publik terhadap dapur, menu, foto makanan, kandungan gizi, serta proses produksi.
Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan pengawasan, kualitas makanan, dan layanan MBG di berbagai daerah.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/685412/full-kepala-bgn-mendagri-ungkap-504-dapur-mbg-ditutup-permanen-3-000-dapur-masih-diperiksa