KOMPAS.TV - Memasuki musim kemarau mengakibatkan cuaca panas terjadi di Kota Surabaya. Untuk mengurangi cuaca dan suhu panas saat siang hari, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, DPKP Kota Surabaya, rutin melakukan penyiraman atau pembasahan jalan protokol.
Cuaca panas dampak musim kemarau terjadi di Kota Surabaya dalam beberapa hari terakhir. Suhu panas semakin terasa di luar ruang saat siang hari, seperti di jalanan di Kota Surabaya.
Suhu panas saat siang hari ini bahkan mencapai lebih dari 38 derajat Celsius. Guna mengurangi udara dan suhu panas, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, DPKP, rutin melakukan penyiraman atau pembasahan jalan. Hal ini dilakukan untuk reduksi panas, serta mengurangi tingkat penguapan dari aspal selama cuaca terik.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, juga menginstruksikan pemilik bangunan atau gedung untuk menerapkan green building. Selain itu, penanaman pohon dan pembuatan embung dilakukan guna meredam cuaca panas saat musim kemarau.
Sementara itu, Kabid Pemadam DPKP Kota Surabaya, M Rokhim, mengaku, setiap hari melakukan pembasahan menggunakan mobil pemadam kebakaran kapasitas 3.000 liter. Sejumlah titik jalan protokol di Kota Surabaya dilakukan pembasahan secara bergantian setiap harinya.
Dengan berbagai langkah terpadu ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menjaga suhu udara tetap sejuk, dan mengurangi dampak negatif perubahan iklim bagi masyarakat Kota Surabaya.
#surabaya #pemkot #cuacapanas
Baca Juga Titik Api Baru Muncul di Taman Nasional Way Kambas, Personel Gabungan Padamkan Api di https://www.kompas.tv/regional/687098/titik-api-baru-muncul-di-taman-nasional-way-kambas-personel-gabungan-padamkan-api
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687099/cuaca-panas-tembus-38-derajat-celsius-ini-upaya-pemkot-surabaya-kurangi-suhu-panas