JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap hasil pemutakhiran data program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menemukan sekitar 6 juta data terduplikasi.
Namun, Sudaryono menegaskan angka tersebut tidak serta-merta berarti terdapat 6 juta penerima fiktif.
Duplikasi terjadi karena sejumlah penerima tercatat lebih dari satu kali, termasuk siswa yang tercatat di pesantren sekaligus sekolah formal.
Baca Juga [FULL DEBAT] Kuasa Hukum Tifa vs Jokowi Adu Bukti di Sidang Pekara Ijazah di https://www.kompas.tv/video/685451/full-debat-kuasa-hukum-tifa-vs-jokowi-adu-bukti-di-sidang-pekara-ijazah
Dalam pemutakhiran tersebut, BGN juga menemukan sekitar 414 dapur yang terindikasi belum ada tetapi anggarannya sudah terisi.
Dari penelusuran itu, pemerintah mengembalikan sekitar Rp311 miliar.
Sudaryono menegaskan proses pemutakhiran data terus dilakukan agar jumlah penerima dan dapur MBG benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/685457/kepala-bgn-ungkap-6-juta-data-mbg-terduplikat-414-dapur-terindikasi-belum-ada-tapi-anggaran-terisi